Selasa, 28 Maret 2017

Klasifikasi dan Karakteristik Media



Klasifikasi dan Karakteristik Media
A.    Klasifikasi Media
Media pembelajaran dapat diklasifikasikan tergantung dari sudut mana melihatnya, antara lain:
a.       Dilihat dari sifatnya, media dapat dibagi menjadi 3, antara lain”
1.      Media Auditif, yaitu media yang hanya dapat didengar saja, atau media yang hanya memiliki unsur suara, seperti radio, dan rekaman suara.
2.      Media Visual, yaitu media yang hanya dapat dilihat saja, tidak mengandung unsur suara. Yang termasuk kedalam media visual adalah film slide, foto, transparansi, lukisan, gambar, dan berbagai bentuk bahan yang dicetak seperti media grafis dan lain sebagainya.
3.      Media Audiovisual,yaitu jenis media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang bisa dilihat, misalnya rekaman video, berbagai ukuran film, slide suara dan sebagainya. Kemampuan media ini dianggap lebih menarik dan lebih baik, karena mengandung kedua unsur jenis media pertama dan kedua.
b.      Dilihat dari kemampuan jangkauannya, media dibagi menjadi:
1.      Media yangmemiliki daya input yang luas dan serentak seperti radio dan televisi. Melalui media ini siswa dapat mempelajari hal-hal atau kejadian-kejadian yang aktual secara serentak tanpa harus menggunakan ruangan khusus.
2.      Media yang mempunyai daya input yang terbatas oleh ruang dan waktu, seperti film slide, film, video dan lain sebagainya.
c.       Dilihat dari cara atau teknik pemakaiannya, media dibagi menjadi:
1.      Media yang diproyeksikan seperti film, slide, film strip, transparansi dan lain sebagainya. Jenis media yang demikian memerlukan alat proyeksi khusus seperti film projector untuk memproyeksikan film, slide projector untuk mmproyeksikan film slide, operhead projector (OHP) untuk memproyeksikan transparansi. Tanpa dukungan alat proyeksi semacam itu, maka media semacam ini tidak dapat berfungsi.
2.      Media yang tidak diproyeksikan, seperti gambar, foto, lukisan, radio dan lain sebagainya.
Menurut Rudy Brets, ada 7 klasifikasi media, yaitu:
1.      Media audio gerak, seperti film suara, pita video, film tv.
2.      Media audiovisual diam, seperti film rangkai suara.
3.      Audio semigerak, seperti tulisan jauh bersuara.
4.      Media visual bergerak, seperti film bisu.
5.      Media visual diam, seperti halaman cetak, foto, microphone, slide bisu.
6.      Media audio, seperti radio, telepon, pita audio.
7.      Media cetek, seperti buku, modul, bahan ajar mandiri.
Disamping itu, ada juga yang mengelompokkan media dengan membedakan antara media rumit mahal (big media) dan media sederhana murah (little media). Katagori big media, antara lain komputer, film, slide, program video. Sedangkan little media antara lain: gambar, realitas sederhana, sketsa, dan sebagainya. Selain itu adapula pembagian media menurut Klasek antara lain, media visual, media audio, media display, pengalaman nyata dan simulasi, media cetak, belajar terprogram, pembelajaran melalui komputer (Program Computer Aided Istrtruction).  
B.     Karakteristik Media
1.      Media Grafis (Visual Diam)
Media ini termasuk katagori media visual diam nonproyeksi yang berfungsi untuk menyalurkan pesan dari pemberi ke penerima pesan (dari guru kepada siswa). Media ini menuangkan pesannya dalam bentuk tulisan, huruf-huruf, gambar-gambar, dan simbol-simbol yang mengandung arti. Misalnya


a.       Gambar/Foto
Media ini sering digunakan karena memiliki kelebihan, ydaitu sifatnya konkret, lebih realistis dibandingkan dengan media verbal, dapat memperjelas suatu masalah dalam bidang apa saja, baik untuk usia muda maupun tua, murah harganya dan tidakmemerlukan peralatan khusus dalam penyampaiannya. Namun media ini harusmenekankan persepsi indra mata dan ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besar.
b.      Diagram
Diagram adalah gambar sederhana yang menggunakan garis-garis dan simbol-simbol untuk meneunjukkam hubungan antar komponen atau menggambarkan suatu proses tertentu dengan sifatnya yang kompleks sehingga pesan dapat lebih mudah ditangkap dan dipahami.
c.       Bagan
Bagan atau chart adalah media grafis yang didesain untuk menyajikan ringkasan visual secara jelas dari suatu proses yang penting. Agar pesan yang ingin disampaikan dapat dimengerti dan mudah dipahami, biasanya dalam bagan disertai dengan media grafis lainnya, seperti gambar, foto atau lambang verbal lainnya. Bagan dianggap baik jika berbentuk sederhana, tidak rumit dan tidak berbelit-belit. Contohnya bagan pohon (three chart), bagan akar (root chart), bagan arus (flow chart).
d.      Poster
Poster adalah bagian yang digunakan untuk menyampaikan suatu informasi, saran atau ide tertentu, sehingga dapat merangsang keinginan yang melihatnya untuk melaksanakan isi pesan tersebut. Poster yang baik harus mudah diingat, mudah dibaca, dan mudah untuk ditempelkan dimana saja. Misalnya poster tentang keluarga berencana, tentang kebersihan, tentang ajakan menghemat air, dan sebagainya.
e.       Grafik (Graph)
Grafik adalah media visual berupa garis atau gambar yang dapat memberikan informasi mengenai keadaan atau perkembangan sesuatu berdasarkan data secara kuantitatif. Macam-macam grafik yakni, grafik garis, batang dan lingkaran. Contoh data statistik dengan grafik, grafik tentang perkembangan penduduk, dan perkembangan jumlah siswa.
2.      Media Proyeksi
Media proyeksi adalah media yang dapat digunakan dengan bantuan proyektor atau alat elektronik untuk menampilkan informasi atau pesan. Media ini juga mengandalkan rangsangan visual. Beberapa jenis media yang sering digunakan diantaranya film bingkai (slide), Over Head Tranparansi, Opaque Projector, Microfis, dan video.
3.      Media Audio
Media audio adalah media atau bahan yang mengandung pesandalam bentuk auditif (pita suara atau piringan suara) yang dapat merangsang pikiran dan perasaan pendengar sehingga terjadi proses belajar. Media auditif cocok untuk mencapai tujuan yang bersifat kognitif berupa data dan fakta atau mungkin konsep dan tujuan yang berhubungan dengan radio, alat perekam pita magnetik, piringan hitam, atau laboratorium bahasa.
4.      Media Komputer
Komputer adalahjenis media yang secara visual dapat menyediakan respon yang segera terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh siswa. Selain itu komputer juga mamiliki kemampuan memyimpan dan memanipulasi informasi sesuai kebutuhan. Saat ini teknologi komputer tidak hanya digunakan sebagai sarana komputerisasi dan pengolahan kata tetapi juga sebagai sarana belajar multimedia yang memungkinkan peserta didik dapat membuat desain dan rekayasa suatu konsep dan ilmu pengetahuan. Beberapa bentuk penggunaan komputer sebagai media yang dapat digunakan dalam pembelajaran, meliputi penggunaan multimedia presentasi, CD multimedia interaktif, pemanfaatan internet.


Sumber
Wina, Sanjaya.Strategi Pembelajaran.Prenadamedia Group:Jakarta.2006.
Wina, Sanjaya. Sistem Pembelajaran.Prenadamedia Group:Jakarta.2008.

Selasa, 21 Maret 2017

Ciri-ciri dan Jenis Media



Ciri-Ciri dan Jenis-Jenis Media
A.    Ciri-Ciri Media Pendidikan
Menurut Gerlach & Ely ada tiga ciri-ciri media yang merupakan petunjuk mengapa media dapat digunakan dalam proses pembelajaran, antara lain:
a.       Ciri Fiksatif (Fixative Property)
Menggambarkan media merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Dengan ciri fiksatif ini, media memungkinkan suatu rekaman kejadian atau objek yang terjadi pada satu waktu tertentu ditransportasikan tanpa mengenal waktu. Ciri ini sangat penting bagi guru, karena kejadian-kejadian atau objek yang telah direkam atau disimpan dengan format media yang ada dapatdigunakan setiap saat.
Peristiwa yang kejadiannya hanya sekali dalam satu dekade atau satu abad dapat diabadikan dan sisusun kembali untuk keperluan pembelajaran. Prosedur laboratorium yang rumit dapat direkam dan diatur untuk kemudian direproduksi berapa kali pun pada saat diperlukan. Demikian pula kegiatan siswa dapat direkam untuk kemudian dianalisi dan dikritik oleh siswa sejawat baik secara perorangan maupun kelompok.
b.      Ciri Manipulatif (Manipulative Property)
Transformasi suatu kejadian atau objek dimungkinkan karena media memiliki ciri manipulatif. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar time-lapse recording. Misalnya, menjadi bagaimana proses larva menjadi kepompong kemudian menjadi kupu-kupu dapat dipercepat dengan teknik rekaman fotografi tersebut. Disamping dapat dipercepat, suatu kejadian dapat juga diperlambat pada saat menayangkan kembali hasil suatu rekaman video. Misalnya, proses loncat galah atau reaksi kimia dapat diamati melalui bantuan kemampuan manipulatif dari media.

Namun kemampuan media dari ciri manipulatif ini memerlukan perhatian yang khusus karena apabila terjadi kesalahan dalam pengaturan kembaliurutan kejadian atau pemotongan bagian-bagian yang salah, maka akan terjadi pula kesalahan penafsiran yang tentu saja akan membingungkan dan bahjan menyesatkan sehingga dapat mengubah sikap mereka kearah yang tidak diinginkan.
c.       Ciri Distributif
Ciri distributif dari media memungkinkan suatu kejadian atau objek ditransportasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relatif sama dengan kejadian itu. Distribusi media tidak hanya terbatas pada satu kelas atau beberapa kelas pada sekolah-sekolah didalam suatu wilayah tertentu, tetapi juga media itu misalnya rekaman video, audio, disket komputer dapat disebar keseluruh penjuru tempat yang diinginkan kapan saja.
Sekali informasi direkam dalam format media apa saja, ia dapat direproduksi seberapa kali pun dan siap digunakan secara bersamaan di berbagai tempat atau digunakan secara berulang-ulang disuatu tempat. Konsistensi informasi yang telah terekam akan terjamin sama atau hampir sama dengan aslinya.
B.     Jenis Media
1.      Media audio visual gerak, seperti : Film bersuara, film pada televisi, Televisi dan animasi. 
2.      Media audio visual diam, seperti : Slide. 
3.      Audio semi gerak, seperti : tulisan bergerak bersuara. 
4.      Media visual bergerak, seperti : Film bisu. 
5.      Media visual diam, seperti : slide bisu, halaman cetak, foto. 
6.      Media audio, seperti : radio, telephon, pita audio. 
7.      Media cetak, seperti : buku, modul.
 Anderson mengelompokkan media menjadi 10 golongan :
 No
Golongan Media
Contoh dalam Pembelajaran
I
Audio
Kaset audio, siaran radio, CD, telepon
II
Cetak
Buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
III
Audio-cetak
Kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
IV
Proyeksi visual diam
Overhead transparansi (OHT), Film bingkai (slide)
V
Proyeksi Audio visual diam
Film bingkai (slide) bersuara
VI
Visual gerak
Film bisu
VII
Audio Visual gerak,
film gerak bersuara, video/VCD, televisi
VIII
Obyek fisik
Benda nyata, model, specimen
IX
Manusia dan lingkungan
Guru, Pustakawan, Laboran
X
Komputer
CAI (Computer Assisted Instructional=Pembelajaran berbantuan komputer), CMI (Computer Managed Instructional).



Dari pengelompokan diatas dapat disimpulkan bahwa media terdiri dari:
1.      Media visual
Media yang hanya dilihat, seperti foto, gambar, poster, kartun, grafik dan lain sebagainya.
2.      Media Audio
Media yang hanya didengar saja, seperti kaset audio, radio, mp3 dan sebagainya.
3.      Media Audio Visual
Media yang dapat dilihat dan didengar, seperti film bersuara, video, televisi, sound slide.
4.      Multimedia
Media yang dapat menyajikan unsur media secara lengkap, seperti animasi.
5.      Media Realita
Media nyata yang ada dilingkungan alam baikdigunakan dalam keadaan hidup maupun sudah diawetkan, seperti binatang, spesimen, herbarium dan lain sebagainya.

Jenis-jenis media secara umum dapat dibagi menjadi:
  • Media Visual: media visual adalah media yang bisa dilihat, dibaca dan diraba. Media ini mengandalkan indra penglihatan dan peraba. Berbagai jenis media ini sangat mudah untuk didapatkan. Contoh media yang sangat banyak dan mudah untuk didapatkan maupun dibuat sendiri. Contoh: media foto, gambar, komik, gambar tempel, poster, majalah, buku, miniatur, alat peraga dan sebagainya.
  • Media Audio: media audio adalah media yang bisa didengar saja, menggunakan indra telinga sebagai salurannya. Contohnya: suara, musik dan lagu, alat musik, siaran radio dan kaset suara atau CD dan sebagainya.
  • Media Audio Visual: media audio visual adalah media yang bisa didengar dan dilihat secara bersamaan. Media ini menggerakkan indra pendengaran dan penglihatan secara bersamaan. Contohnya: media drama, pementasan, film, televisi dan media yang sekarang menjamur, yaitu VCD. Internet termasuk dalam bentuk media audio visual, tetapi lebih lengkap dan menyatukan semua jenis format media, disebut Multimedia karena berbagai format ada dalam internet.

Sumber
Arsyad, Azhar.Media Pembelajaran.Kharisma Putra Utama Offset:Jakarta.2011.
Sanjaya,Wina.Strategi Pembelajaran.Kencana Pranadamedia Group:Jakarta.2006.
http://www.pengertianahli.com/2014/07/pengertian-media-dan-jenis-media.html